Apa Yang Kusesalkan

Diposting oleh Salga Saputra pada 07:08, 15-Mar-16



Aku terus bernyanyi meski tak kau dengar
Aku terus berlari meski tak kau kejar

Apa lagi yang bisa kuharapkan?
Darimu yang tersisa hanyalah kenangan

Kau tau apa yang kusesalkan dari perpisahan ini?
Yang kusesalkan adalah jemari ini tak lagi dapat menyisir lembut rambutmu.

Kau tau apa yang kusedihkan dari keterpiasahan ini?
Yang kusedihkan adalah tangan ini tak lagi mampu menyeka air matamu.

Bahagialah di sana!
Sebab bersamaku pun tak menjamin kebahagiaan apa pun.

Dan jika nanti engkau telah bahagia, luangkanlah waktumu sedetik saja untuk mengingat seseorang yang kini hampir menjadi abu.

Salga Saputra
Penyaguan 3 April 2015

DI PERSIMPANGAN JALAN ITU

Diposting oleh Salga Saputra pada 06:56, 15-Mar-16



DI PERSIMPANGAN JALAN ITU

Di persimpangan jalan itu
kita tak sengaja bertemu
aku menatap matamu itu
kau tersenyum lalu tertunduk malu

Di persimpangan jalan itu
lidahku sepenuhnya kelu
meski ada segumpal rindu
namun bicara seakan tabu

Persimpangan jalan itu
kini hanya jadi saksi masa lalu
meski semua telah berlalu
namun senyummu akan kukenang selalu

Salga Saputra
Penyaguan, 13 April 2015

Kau Pernah

Diposting oleh Salga Saputra pada 06:50, 15-Mar-16

ThumbnailKau Pernah Kau pernah memberi sedikit jeda di dalam hidupku, hingga tak semua waktuku berlalu begitu saja. Kau pernah mewarnai senja dengan jinggamu, hingga tak semua hariku dipenuhi kesuraman. Kau pernah menabur gula pada kopi yang kuminum, hingga apa yang kurasa tak sepenuhnya pahit. Kau pernah menjadi purnama di ufuk hatiku, hingga malam yang kulalui tak sepenuhnya gelap. Kau pernah bernyanyi di sela petikan gitarku,... [Baca selengkapnya]

CARAKU MENGENANGMU

Diposting oleh Salga Saputra pada 22:50, 14-Mar-16



Sebelum rasaku ini benar-benar punah, biarkan kutulis ulang tentang wajahmu yang teduh itu.

Sebelum hasratku ini benar-benar pudar, izinkan kutulis ulang tentang sikapmu yang manja itu.

Menulis, beginilah caraku mengenangmu, menjagamu agar tetap hidup dalam ingatanku.

Salga Saputra
Penyaguan,24 Juli 2015

Menarilah Bersamaku

Diposting oleh Salga Saputra pada 22:39, 14-Mar-16



MENARI

Menarilah bersamaku di tepi jurang kematian!
Lalu kita akan menertawakan segala rasa sakit, dan juga mimpi-mimpi bodoh umat manusia.

Menyanyilah bersamaku dalam tiap keping getir kehidupan.
Lalu kita akan tersenyum, manakala Izrail datang dengan sayap terbentang.


Salga Saputra
Penyaguan, 7 Agustus 2015

Pintu Hati

Diposting oleh Salga Saputra pada 22:20, 14-Mar-16



PINTU

Kadang kala aku mengetuk sebuah pintu meski kutahu pintu itu tak akan terbuka untukku.

Lantas apakah ikhtiarku sia-sia?
Nampaknya memang seperti itu.

Tapi dalam pikiranku jika sang pemilik pintu tidak membuka pintunya untukku, setidaknya dia mengintip ke jendela hanya untuk mengetahui orang tidak tahu diri mana yang telah berani mengetuk pintunya.

Dan itu sudah cukup bagiku.

Penulis: Salga Saputra

Gerimis

Diposting oleh Salga Saputra pada 21:59, 14-Mar-16



GERIMIS

Gerimis ini hanya mencipta resah
Seperti cinta yang tanpa ikatan
Menyejukkan sekaligus menggelisahkan.
Ketika bulirnya menerpa wajah
Sanga Mawar mendesah
Tak sabar ingin merekah
Mengharap hujan segera tercurah.
Bosi loppono mai.

Salga Saputra
Penyaguan, 30 Oktober 2015