Cinta seperti kopi

Diposting oleh Salga Saputra pada 12:09, 05-Agu-16



Aku bagai gelombang yang tak memiliki ketetapan arah.
Dan engkau seperti syair yang tak mempunyai ketetapan makna.
Mungkin saja kita bisa menjadi sahabat yang sempurna.

Bukankah kau memiliki begitu banyak hal yang ingin kau ceritakan?
Sedangkan aku punya dua keping telinga yang akan setia mendengarkan.
Malam akan menjadi begitu panjang ketika kopi mulai kau tuang.
Lalu aku akan menyeruput kopiku dengan pelan, sembari mendengarkan kisahmu yang panjang.

Kau tak perlu khawatir tentang cinta yang mungkin saja datang.
Seperti kopi, kita hanya perlu menikmatinya tanpa harus memperdebatkan bagaimana rasanya.

Salga Saputra
Penyaguan, 23 Juli 2016

Salam dari Embun

Diposting oleh Salga Saputra pada 14:59, 03-Agu-16



Pagi, sampaikanlah salamku pada bunga yang mekar yang kini sedang tersenyum menatap mentari.

Katakan dariku, dari embun yang hampir raib oleh sinar mentari yang sama.

Dan jika suatu saat nanti dia tertunduk layu, ingantkanlah ia tentang fajar yang datang sebelum adzan berkumandang.


Salga Saputra
Penyaguan, 3 Agustus 2016

Wanita

Diposting oleh Salga Saputra pada 11:34, 03-Agu-16



Wanita sepenuhnya adalah estetika.
Dalam kata-kata ia adalah puisi.
Dalam gambar ia adalah lukisan.
Dalam suara ia adalah nyanyian.

Alangkah indahnya jika estetika itu dihiasi pula dengan etika.
Sebab tanpa etika, wanita tak lebih dari sekedar boneka telanjang yang dipajang di pinggir jalan.

Salga Saputra
Penyaguan, 29 Juli 2016

Makna lagu Letto Sebelum Cahaya

Diposting oleh Salga Saputra pada 18:48, 23-Jul-16

ThumbnailBismillahi rahmani rahim Setelah vakum beberapa tahun menulis makna lirik lagu, kali ini saya kembali menulis makna lagu Letto. Syair, lagu, puisi, bahkan Al Quran, ketika mendengar atau membacanya, setiap manusia punya interpretasinya sendiri. Tiap manusia memaknai sesuatu berdasarkan keadaan hatinya dan kedalaman pengetahuannya. Jadi bukanlah hal yang salah jika lagu yang kita dengar beberapa tahun lalu dengan segala tafsiran kita terhadapnya... [Baca selengkapnya]

PMII, lagu Letto, dan Aku

Diposting oleh Salga Saputra pada 21:16, 22-Jul-16

ThumbnailBismillahi rahmano rahim "Apakah itu kamu, apakah itu dia, selama ini kucari tanpa henti?" Penggalan lirik di atas adalah penggalan dari lagu Letto yang berjudul Lubang Hati. Pertama kali mendengar lagu tersebut adalah saat ada acara harlah PMII Bone. Saat itu lagu Letto tersebut dipilih oleh sahabat senior sebagai lagu latar untuk sandiwara yang akan ditampilkan oleh sahabat-sahabat PMII STKIP Muhammadiyah Bone.... [Baca selengkapnya]

Apa Yang Kusesalkan

Diposting oleh Salga Saputra pada 07:08, 15-Mar-16

ThumbnailAku terus bernyanyi meski tak kau dengar Aku terus berlari meski tak kau kejar Apa lagi yang bisa kuharapkan? Darimu yang tersisa hanyalah kenangan Kau tau apa yang kusesalkan dari perpisahan ini? Yang kusesalkan adalah jemari ini tak lagi dapat menyisir lembut rambutmu. Kau tau apa yang kusedihkan dari keterpiasahan ini? Yang kusedihkan adalah tangan ini tak lagi mampu menyeka air matamu. Bahagialah di sana! Sebab bersamaku pun tak... [Baca selengkapnya]

DI PERSIMPANGAN JALAN ITU

Diposting oleh Salga Saputra pada 06:56, 15-Mar-16



DI PERSIMPANGAN JALAN ITU

Di persimpangan jalan itu
kita tak sengaja bertemu
aku menatap matamu itu
kau tersenyum lalu tertunduk malu

Di persimpangan jalan itu
lidahku sepenuhnya kelu
meski ada segumpal rindu
namun bicara seakan tabu

Persimpangan jalan itu
kini hanya jadi saksi masa lalu
meski semua telah berlalu
namun senyummu akan kukenang selalu

Salga Saputra
Penyaguan, 13 April 2015